mimpi

Adakah arti dari sebuah mimpi…? itulah pertanyaan yang sampai saat ini terus melayang di akal semua orang.

Ada yang bilang mimpi hanyalah bunga tidur, ada juga yang bilang mimpi hanyalah sedikit efek dari terlalu tingginya daya hayal. Ada yang mimpi basah, ada yang mimpi jadi jutawan, atau jadi selabritis dan mimpi lain-lainnya…. dan dari begitu banyak mimpi-mimpi yang di sebutkan tadi hampir seluruhnya milik orang dewasa. yang semakin membenarkan kesimpulan bahwa mimpi hanya akibat dari terlalu banyak berfikir dan banyak menghayal sebagai pelarian dari tekanan hidup.

Lalu bagaimana dengan mimpi masa kecil, dari usia balita dan menjelang akil balig…? ada yang mimpi di kejar hewan buas, mimpi di bertemu sosok menakutkan, mimpi terbang, mimpi berlari, mimpi terikat, bahkan di patuk ular, dan mimpi-mimpi masa kecil lainnya…  usia balita dan menjelang akil balig adalah usia polos dan menyenangkan, jadi tak mungkin mimpi yang terjadi di usia tersebut di sebabkan terlalu berhayal atau tekanan hidup. tapi toh mimpi terjadi pada semua anak-anak.

Pada usia dewasa, setelah terbangun dari mimpi ketika tidur reaksi yang bersangkutan macam-macam. ada yang langsung lupa, ada pula yang sengaja melupakannya. orang-orang di golongan ini menanggapi mimpi hanyalah bunga tidur.  Ironisnya banyak pula orang dewasa yang menanggapi serius bunga tidur. bahkan sampai ke paranormal segala. orang di golongan inilah yang ternyata memiliki daya hayal tinggi, yang di sebabkan tekanan hidup yang lebih tinggi pula…!

Kembali pada mimpi para balita dan usia akil balig, anak-anak yang bermimpi ketika tidurnya, reaksi yang terjadi justru spontan. sebagian langsung terbangun dan menangis. reaksi seperti ini sanagatlah normal. daya nalar mereka yang sedikit, membuat mereka mengambil keputusan cepat. menangis ketika takut, tertawa ketika senang. dan bagi anak-anak bermimpi senang ketika tidur mereka cenderung tertidur pulas dan terbangun secara normal seperti bangun tidur umumnya.

Berbeda dengan orang dewasa yang mempunyai pola pikir lebih rumit, pada anak-anak yang mengalami mimpi buruk walaupun mereka bereaksi spontan atas mimpi tidur mereka. hanya sedikit dari mereka melupakan mimpi buruknya. dan berbeda dengan orang dewasa yang mencoba mencari tahu dari makna mimpi buruknya anak-anak justru memendamnya inilah kemudian yang mempengaruhi karakter anak-anak di lain hari.

Tak sedikit dari anak-anak yang setelah dewasa kemudian mencoba mencari tahu makna dari mimpi masa kecil mereka. seperti yang telah di sebutkan di atas bahwa ada di antara orang dewasa mencari tahu makna mimpi mereka ke paranormal seperti peramal, dukun atau apapun namanya itu. namun ada juga orang dewasa yang mengalami mimpi buruk di masa kecilnya mencari tahu makna dari mimpinya sendiri dengan cara menjalani dan mengamati serta mengkoreksi perjalanan hidupnya sendiri. orang dari golongan inilah yang rentan mengalami gangguan kejiwaan.

Adanya kepercayaan yang melarang mempercayai tafsir mimpi membuat orang dewasa mencari tahu makna mimpi masa kecilnya dengan cara menggali dan mencoba pengoreksi apa yang telah terjadi pada seluruh kejadian yang di alami seumur hidupnya. mencoba mengkaitkan apa yang telah terjadi dengan apa yang pernah di lihat di alam mimpi amat rentan terhadap kelainan pola berfikir orang yang bersangkutan. rendahnya kecerdasan dan buruknya kualitas iman membuat orang dari golongan ini bersifat musrik. begitu pula orang yang tingkat kecerdasannya rendah, dan rendahnya kualitas hidup membuat orang dari golongan ini mudah berhalusinasi.

Pada akhirnya mimpi walaupun terjadi hanya sebentar namun ternyata mempunyai pengaruh pada kehidupan masyarakat. ada ataupun tidak arti dari sebuah mimpi masih menjadi kontrofersi di seluruh dunia namun pengaruh dari pengalaman bermimpi sudah tak terbantahkan lagi. sekarang terserah pada orang bersangkutan sendirilah menyikapi mimpi-mimpi mereka.

 

 

gambar dari google

Bodoh

Uh…!!!!!

Sesak…..!!!!!

Lama terkungkung dan terhina

Tak adakah ruang kosong?

Untukku bernafas

Tuhan bukan tidak adil, tapi

Dia hanya menunggu untuk untuk mengulurkan tanganNya

Bodohnya aku tak meminta….!!!!

Bangsa Penadah

Menyimak problem di lembaran kekuasaan

 terbelenggu di tepi kegalauan

   berlalu…. tak kenal malu

     harapan bertumpuk pilu

        sayap keengganan lengkap sudah

            tak terbayangkan

              mengapa hadir di tengah gurun ke tidak kepastian

                  berdiri kokoh di rerumputan keresahan

                     Kursi-kursi kebanggaan menjadi saksi biru

                        jas kesayangan berdasikan amanah yang terabaikan

                            martabat yang tersemai lapuk sudah

                               dalih apa…?

                                   bukti apa….?

                                       semua sudah tersampaikan

                                           lewat angin kala itu

                                              inikah kabar pertiwiku…?

                                                 menadah tak kenal ragu…….

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.